BAB 3: AKIDAH5 MIN BACA

Beriman kepada Qada dan Qadar

Iman kepada qada dan qadar adalah rukun iman keenam. Qada adalah ketetapan Allah di Lauhulmahfuz sejak zaman azali, sedangkan qadar adalah perwujudan ketetapan tersebut. Beriman kepada takdir tidak boleh menjadikan seseorang pasif, justru harus semakin giat berusaha, berdoa, dan bertawakal.

Pengertian Qada dan Qadar

Qada adalah ketetapan Allah yang tercatat di Lauhulmahfuz sejak zaman azali (sebelum alam semesta diciptakan). Qadar adalah perwujudan ketetapan Allah dalam ukuran dan bentuk yang telah ditentukan. Iman kepada qada dan qadar berarti mempercayai segala ketentuan hidup yang telah digariskan Allah bagi setiap makhluk-Nya.

Takdir Mubram

Takdir Mubram adalah takdir yang terjadi pada diri manusia dan tidak dapat diusahakan atau diubah. Contoh: jenis kelamin, ciri-ciri fisik, ajal, dan rezeki yang sudah ditetapkan. Empat perkara yang ditulis Malaikat saat peniupan ruh (usia 120 hari): ilmu/perbuatan, rezeki, umur, dan nasib surga/neraka.

Takdir Mualak

Takdir Mualak adalah takdir yang masih dapat diubah melalui usaha dan ikhtiar manusia. 'Mualak' berarti sesuatu yang digantungkan — mengikutsertakan peran manusia. Contoh: kesehatan — sakit bisa sembuh dengan berobat, kepandaian — dengan belajar tekun, kekayaan — dengan kerja keras, keberhasilan dan kesuksesan. Takdir bisa berubah karena doa dan perbuatan baik seperti silaturahmi, berbakti pada orang tua, dan menyantuni yatim.

Kaitan Takdir, Ikhtiar, dan Tawakal

Ikhtiar adalah usaha sungguh-sungguh. Doa adalah komunikasi dengan Allah. Tawakal adalah melepaskan diri dari ketergantungan selain Allah setelah berusaha maksimal. Manusia berusaha, berdoa, lalu menyerahkan hasil akhir kepada Allah. Lima perilaku yang mencerminkan iman kepada qada dan qadar: ikhtiar, tawakal, syukur, takwa, qanaah, dan sabar.

Dalil Naqli
QS. At-Taubah [9]: 51

ۖقُل لَّن يُصِيبَنَا إِلَّا مَا كَتَبَ ٱللَّهُ لَنَا

Katakanlah: 'Tidak akan menimpa kami sesuatu pun melainkan apa yang telah ditetapkan Allah bagi kami.'

Poin Pembelajaran

1

Memahami Qada dan Qadar

Meyakini bahwa segala ketentuan hidup telah ditetapkan Allah sejak azali dan diwujudkan sesuai kehendak-Nya.

2

Membedakan Takdir Mubram dan Mualak

Mengetahui mana takdir yang tidak bisa diubah (mubram) dan mana yang bisa diubah dengan ikhtiar (mualak).

3

Mengoptimalkan Ikhtiar, Doa, dan Tawakal

Berusaha maksimal, berdoa dengan sungguh-sungguh, lalu berserah diri kepada Allah atas hasil akhirnya.